Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 April 2010

Menunggu Release Party Ubuntu 10.4 Code Name Lucid Lynx



19 hari lagi Ubuntu versi 10.04 dengan code name Lucid Linx akan direlease. menurut kabar yang didapat dari googling, Ubuntu baru ini memiliki themes baru, dan banyak pembaruan serta penyempurnaan baik itu dari segi graphicalnya, maupun dalam pengenalan hardware.
ok, apa saja yang baru dari sistem operasi besutan canonical ini, berikut pemaparan singkatnya:
  • Gnome: untuk desktop environment yang satu ini, ubuntu 10.04 beta 1 ini menggunakan gnome yang paling baru, dengan beberapa fitur yang baru juga.
  • Mozilla firefox: untuk browser rubah api (baca: firefox), ada satu hal yang berubah yaitu penggunaan default search engine dan default home page pada firefox ini telah berubah menjadi search engine dari yahoo!. tapi, jika anda lebih memilih google sebagai search engine andalan, firefox juga menyediakannya. jadi tinggal merubah default search engine yahoo, dengan google.
  • Kernel: Untuk urusan kernel, Ubuntu 10.04 beta 1 ini telah membenamkan kernel 2.6.32-16.25 based on 2.6.32.9
  • KDE: jika anda menyenangi desktop environment yang satu ini, yang tentunya dapat ditemukan pada versi Kubuntu, anda akan dibuat terbuai oleh keindahan dari KDE SC 4.4 yang menawarkan tampilan indah nan menawan. untuk melihat lebih jauh tentang KDE 4.4, silahkan lihat diblog tetangga sebelah pagar disini :-)
  • HAL removal: fitur ini digadang-gadang akan membuat boot ubuntu 10.04 lebih cepat dari sebelumnya, juga mempercepat resume setelah sebelumnya masuk suspend mode.
  • Default opensource driver untuk hardware nVidia: bagi anda yang menggunakan chipset nVidia sebagai GPU, maka anda dapat mengelus dada karena tersedianya driver default untuk hardware nVidia, sehingga anda tidak perlu lagi mendownload dan mensetting menggunakan EnviNg.
  • Social Networking: nah, jika anda penggila situs-situs jejaring sosial seperti facebook, twitter, dan lain sebagainya, anda dapat mengakses akun anda secara mudah karena Ubuntu 10.04 ini telah mengintegrasikan menu social networking di bagian panel.
  • Indikator Baru: jika anda sebelumnya telah melihat jenis indikator pemberitahuan di bagian sudut kanan desktop, pada Ubuntu 10.04 ini dilakukan penyempurnaan pada bagian tersebut, sehingga dapat menampilan notifikasi dari situs jejaring sosial anda, messenger, session management, dan task-task lain yang berjalan disistem.
  • UbuntuOne: pastinya anda telah mengenal fitur ini jika pernah memakai Ubuntu 9.10.. ini merupakan server sinkronisasi, yang dapat mensingkronkan data dari ubuntu anda ke server UbuntuOne. nah, pada Ubuntu 10.04 ini, Ubuntu One memiliki fitur baru yaitu Ubuntu One Music Store. bagi anda penggemar musik, anda dapat mendownload berbagai genre musik dari Ubuntu One Music Store ini. (downloadnya pake bayar lho... namanya juga music store. hehehehe) sepertinya canonical ingin mengikuti sukses Apple dengan Itunes nya.
mungkin diatas baru sebagian kecil dari fitur-fitur terbaru dari Ubuntu 10.04, silahkan menunggu hingga release party dari Ubuntu 10.04 ini untuk dapat menikmati semua fitur-fitur terbaru andalan dari canonical.
sekedar sharing, jika anda tidak memiliki akses internet yang cepat untuk mengunduh Ubuntu 10.04 ini, maka anda dapat memesannya langsung dari canonical, via shipit. untuk distro Ubuntu, baik versi desktop ataupun versi servernya, anda dapat memesannya disini, dan untuk Kubuntu, anda dapat memesannya disini. semua ongkos pengiriman ditanggung canonical, alias free.. tapi anda harus sedikit bersabar untuk menunggu pesanan anda. berdasarkan pengalaman, saya pernah memesan dan dalam tempo lebih kurang 2 minggu, pesanan saya tersebut sampai juga didepan pintu rumah saya. dan untuk Ubuntu 10.04 ini, saya berencana untuk memesannya lagi dari canonical.. maklum, akses internet sangat lambat sehingga tidak memungkinkan untuk mendownload file sebesar itu.
Ok, mungkin itu saja yang dapat saya tulis untuk sekarang.. nanti setelah Ubuntu 10.04 direlease, dan saya berkesempatan mencobanya, saya akan membuat review lagi.

Rabu, 04 November 2009

New Fedora

Ada kabar gembira bagi anda para pengguna linux, khususnya distro Fedora. Pada hari selasa 9 Juni 2009 kemarin, Fedora 11 (codename Leonidas) resmi diluncurkan ke publik.

Pada rilis ini, Fedora 11 yang menggunakan kernel 2.6.29, mengklaim mampu memberikan booting time tidak lebih dari 20 detik. Ini sangat berguna bagi mereka yang kadang selalu ingin cepat-cepat menuangkan ide pada laptop tanpa harus menunggu ide mereka hilang karena harus menunggu booting time.

Juga perlu dicatat bahwa Fedora 11 menggunakan Ext4 sebagai filesystem defaultnya. Filesystem baru ini mampu menangani kapasitas storage yang sangat besar, sampai dengan 16 TerraByte, dan disebutkan pula, tidak ada batas untuk subdirektori jika menggunakan Ext4 filesystem.

Fitur baru lainnya adalah Volume Control baru yang mirip dengan Windows 7. Disebut mirip, karena sekarang kontrol volume per aplikasi dapat di atur dalam satu pusat kontrol volume. Dikatakan juga fitur fingerprint telah diterapkan pada rilis ini, sehingga otentifikasi pengguna dapat dilakukan dengan mengenali sidik jarinya.

Fedora 11 menyarankan untuk menginstall presto, yaitu plugin untuk yum yang lebih cerdas dalam hal pemilihan package update. Karena pada rilis sebelumnya, tanpa presto, setiap kali user mengupdate package Fedora, maka yum mendownload keseluruhan package dan menggantinya dengan package baru. Dengan presto, jumlah data yang di download dapat dikurangi, karena data package yang didownload dibandingkan terlebih dahulu dan hanya perubahan package tersebutlah yang didownload, bukan keseluruhan. Ini sangat membantu mereka yang menggunakan internet dengan bandwidth terbatas.

Mau coba? anda bisa download Fedora 11 di http://fedoraproject.org/get-fedora



Experimen koneksi internet menggunakan N81 di Linux

Dulu waktu saya ngekost yang letaknya tidak terlalu jauh dari lokasi kampus, saya selalu mudah mendapatkan koneksi internet, tinggal searching hotspot pake antena kaleng made in dhewe, dan saya pun sudah siap untuk melakukan aktivitas di internet. Namun sejak menempati tempat kost baru yang tidak ada fasilitas hotspot, mau tidak mau saya mencari alternatif koneksi internet lainnya. Akhirnya pilihan pun jatuh pada indosatM2, karena mobilitasnya, dan saya bisa meng-optimalkan fitur modem 3G di Nokia N81 saya.

Pertama-tama saya menggunakan windows untuk mencoba koneksi indosatM2, dan semua berjalan sangat mudah dengan adanya Nokia PC Suite. Tapi pada saat saya menggunakan linux favorit saya (openSUSE 11), masalah pun muncul. Coz tidak ada Nokia PC Suite untuk linux khan!! (itu mungkin bisa jadi bahan pertimbangan buat nokia dikemudianhari)

Akhirnya setelah googling beberapa saat, muncul pencerahan dari beberapa situs yang saya temukan. Caranya pun tidak sesulit yang saya kira. Berikut step-step yang saya lakukan di notebook saya dengan Nokia N81:

Hubungkan Nokia via USB, dan pilih Nokia PC Suite untuk mode pengoperasian di HP(jangan pilih Data Transfer)

Cek apakah Nokia kita telah terdeteksi oleh sistem. Ketikkan perintah berikut di konsol
dmesg

Akan banyak baris yang dihasilkan dari perintah ini, namun hanya beberapa yang kita perlukan. Berikut ini adalah baris yang tampil di konsol saya:
usb 5-2: new full speed USB device using uhci_hcd and address 3
usb 5-2: configuration #1 chosen from 1 choice
usb 5-2: New USB device found, idVendor=0421, idProduct=0042
usb 5-2: New USB device strings: Mfr=1, Product=2, SerialNumber=0
usb 5-2: Product: Nokia N81
usb 5-2: Manufacturer: Nokia
cdc_acm 5-2:1.10: ttyACM0: USB ACM device
usbcore: registered new interface driver cdc_acm
drivers/usb/class/cdc-acm.c: v0.25:USB Abstract Control Model driver for USB modems and ISDN adapters
usbcore: registered new interface driver cdc_ether

Perhatikan baris
cdc_acm 5-2:1.10: ttyACM0: USB ACM device
usbcore: registered new interface driver cdc_acm
drivers/usb/class/cdc-acm.c: v0.25:USB Abstract Control Model driver for USB modems and ISDN adapters
usbcore: registered new interface driver cdc_ether
Ini berarti Nokia phone telah di load sebagai modem, jika anda mendapatkan hasil seperti diatas, maka anda dapat men-skip langkah ke-3 dibawah. Jika belum, lakukan langkah ke-3 dibawah ini.

Jika telah terdeteksi, kita load Nokia kita sebagai modem, caranya: perhatikan baris output dmesg diatas, dan lihat bagian idVendor=0421, idProduct=0042, ingat nilai idVendor dan idProduct tersebut (di contoh ini disebutkan 0421 dan 0042, di sistem anda mungkin akan berbeda nilainya). Kemudian jalankan perintah:
modprobe -v usbserial vendor=0×0421 product=0×0042
perhatikan vendor=0x0421 product=0x0042 sesuai dengan idVendor dan idProduct di atas.

Setelah berhasil di load, ketikkan perintah:
wvdialconf

Perintah ini akan meng-generate file /etc/wvdial.conf yaitu sebuah file konfigurasi untuk wvdial.

Selanjutnya kita akan meng-edit konfigurasi wvdial dengan editor pilihan anda
vi /etc/wvdial.conf

Ubah file tersebut menjadi seperti berikut:
[Dialer Defaults]
Init1 = ATZ
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
Init3 = AT+CGDCONT=1,"IP","indosatm2"
Modem = /dev/ttyACM0
Baud = 460800
Phone = *99#
Idle Seconds = 300
Modem Type = USB Modem
Stupid Mode = 1
Compuserve = 0
;Baud = 460800
Auto DNS = 1
;Dial Command = ATDT
Ask Password = 0
ISDN = 0
Username = (berhati-hatilah terhadap pass dan uname IM2 mu)
Password =

Ganti nilai Username dan Password dengan username dan password indosatM2 anda. Simpan perubahan pada file tersebut.

Jalankan wvdial dengan perintah
wvdial

Akan muncul output:

--> WvDial: Internet dialer version 1.60
--> Cannot get information for serial port.
--> Initializing modem.
--> Sending: ATZ
ATZ
OK
--> Sending: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
OK
--> Sending: AT+CGDCONT=1,"IP","indosatm2"
AT+CGDCONT=1,"IP","indosatm2"
OK
--> Modem initialized.
--> Idle Seconds = 300, disabling automatic reconnect.
--> Sending: ATDT*99#
--> Waiting for carrier.
ATDT*99#
CONNECT
~[7f]}#@!}!} } }2}#}$@#}!}$}%\}"}&} }*} } g}%~
--> Carrier detected. Starting PPP immediately.
--> Starting pppd at Fri Dec 26 01:59:51 2008
--> Pid of pppd: 3945
--> Using interface ppp0
--> pppd: ??????[06][08][18]?[06][08][01]
--> pppd: ??????[06][08][18]?[06][08][01]
--> pppd: ??????[06][08][18]?[06][08][01]
--> local IP address 114.58.115.16
--> pppd: ??????[06][08][18]?[06][08][01]
--> remote IP address 10.6.6.6
--> pppd: ??????[06][08][18]?[06][08][01]
--> primary DNS address 202.155.0.10
--> pppd: ??????[06][08][18]?[06][08][01]
--> secondary DNS address 202.155.0.15
--> pppd: ??????[06][08][18]?[06][08][01]
--> Script /etc/ppp/ip-up run successful
--> Default route Ok.
--> Nameserver (DNS) Ok.
--> Connected... Press Ctrl-C to disconnect
--> pppd: ??????[06][08][18]?[06][08][01]

proses setup dankoneksi ke internet telah berhasil... ternyata tidak sesulit apa yang saya bayangkan sebelumnya, asal berani mencoba kita pasti bisa.. jika gagal?? coba lagiiii!!!!
jika ada penjelasan saya yang salah mohon komentarnya dari pembaca sekalian..


 
Kutai Barat